

Termasuk game2 populer di facebook : the blood games, yang terdiri dari 4 game, yaitu : Elven Blood, Blood Lust, Skies of Blood, dan City of Blood. Kini, hanya 2 game yang tersisa di facebook dari the blood series, yaitu : Twilight of Dragons (atau Elven Blood) dan Nightfall (atau Blood Lust). Harus saya akui, dibalik segala kontroversi the blood series ini, keempat game ini merupakan yg terbaik di facebook. Kenapa?
Keempat game itu mempunyai storyline masing2, dengan berbagai quest yang menarik, dengan item2 yang tak kalah serunya untuk di koleksi. Belum lagi, bisa menyerang player laennya (PVP). Memperbanyak jumlah party (atau mengajak friend dalam fesbuk) untuk bermain game dan join di party, dapat memberikan berbagai kemudahan pada quest, dapat membeli item2 berguna, dan memperkuat karakter saaat PVP. Blood games adalah web based game, tak usah mendownload, cukup register di facebook dan login ke aplikasinya. Tidak perlu flashplayer, krn cukup mengklik2 saja. Game ini questnya berbentuk tulisan2 narasi dengan gambar2 ilustrasi.
1. NightFall (atau dulunya adalah Blood Lust)
Dalam game ini, kita menjadi seorang pemburu vampire yang juga ternyata adalah seorang vampire. Berkelana dari kota ke kota, bertualang mencari pengalaman baru dan membasmi mahluk2 jahat, berduel dengan vampire2 lainnya, hingga akhirnya bertemu dengan seorang manusia biasa, dan bertempur melawan keluarga vampirenya. Game ini bernuansa gothic horror, bagi yang tergila2 dengan vampire (atau terobsesi menjadi vampir, pengalaman pribadi si yg punya blog), game ini bisa dicoba.
2. Twilight of Dragons (atau dulunya adalah Elven Blood)
Di game ini kita berperan menjadi elf, mahluk legenda yang memiliki telinga lancip. Berangkat dari desa elf yang merupakan desa kelahirannya, elf ini bertualang : mulai dari menyelamatkan kaumnya yang di tawan oleh seorang raja yang kejam, hingga berlayar menyusuri lautan dan bertemu dengan kapal berhantu, dengan menunggangi naga dalam petualangannya.
3. Reload Requiem (atau dulunya adalah City of Blood)
Dalam game ini, kita berperan menjadi penjahat. Penjahat satu memulai karirnya dari nol, hingga dia menjadi anggota suatu perkumpulan rahasia. Dalam setiap misinya, dia menghalalkan segala cara untuk berhasil. Misinya beragam : mulai dari mencuri lukisan hingga barang2 berharga lainnya.
4. Wings of Valkyrie (atau dulunya adalah Skies of Blood)
Kebalikan dari Reload Requiem, dalam Wings of Valkyrie, kita berperan menjadi seorang polisi. Segala peralatan canggih mendukung misi2 berbahayanya dalam menangkap penjahat yang tak kalah kejinya.
Dari the blood series, saya sangat menyukai Nightfall. Saat itu, tidak sengaja saya melihat game Nightfall (yg saat itu namanya masih Blood Lust) Okelah, gamenya cuma mencet2 tombol dan membaca sederet tulisan. Cuma letak serunya game ini adalah di storylinenya. Player tidak cuma menyelesaikan quest sampai 100 persen, tp menyelesaikan questnya dan mengikuti alur ceritanya. Tidak cuma Nightfall, tp ketiga game lainnya juga begitu. Dulu, saat keempat game ini masih aktif, saya selalu membuka keempatnya sekaligus dan memainkannya bergantian. Jika di satu game, stamina saya sudah drop, sambil nunggu staminanya naik, saya mainkan game yang lain. Atau sambil merekrut party2. Dulu saya biasa bermain bloodgames sambil bermain domo.
Lalu, pada saat level dan jumlah party di blood lust dan elven blood saya sudah tinggi (saya agak telat memainkan 2 game sisanya), bloodgames mulai bermasalah. Dari mulai gangguan para chiter, hingga masalah art thef.t. Ternyata, gambar2 ilustrasi bloodgames series itu diambil dari deviantart, tanpa sepengetahuan si pembuat aslinya. Walahh. Saat game2 blodd ini populer, kasus art theftnya mulai jadi perhatian. Mungkin krn masalah2 itulah, akhirnya keempat game itu dihapus. Dan saya langsung lemas.
Setelah keempat game itu di hapus, saya mencoba mencari game2 lain untuk mengisi waktu, dan untuk melupakan kesedihan akan dihapusnya game2 itu. Iya, saya tau gimana rasanya jika gambar saya di deviantart diambil tanpa sepengetahuan saya untuk keperluan komersil, pasti sedih, marah dan kecewa. (komersil, soalnya bloodgames itu ada item mallnya yg dibeli dengan uang asli) Coba jika keempat game itu memakai ilustrasi yang bukan hasil curian, melainkan asli buatan seorang ilustrator yg digaji untuk itu.
Well…tp beberapa waktu yang lalu, sang pemburu vampire dan sang elf kembali. Saya mendapat news dari sebuah grup game itu yg mengabarkan game telah kembali. Namunn, semua status (termasuk level, item, dan party) direset dari awal. Whaa…..Yang berarti saya mesti mengulang lagi menginvite orang2 untuk masuk party saya dari awal. Well, ada perasaan senang, sekaligus penasaran. Gambar2 ilustrasi dalam 2 game itu msh gambar yg lama. apakah kini pihak developer sudah mendapat ijin dari para deviantart artists, ataukah…
Well….saya sih berharap agar kasus itu jgn terulang lagi. Jangan sampai game bagus ini harus dihapus lagi. (jujur, saya sudah mulai jenuh dengan game2 yg questnya harus dicompleted sampai 100 persen. Saya msh memainkannya krn lvl dah terlanjur tinggi..hehe)




