Bagi saya, musik dan mood itu saling berhubungan. Mood saya bisa ditentukan oleh musik apa yang saya dengar, dan musik yang saya dengar bisa ditentukan oleh mood saya saat itu. Tapi saya bukan orang yg moody. Mood saya cenderung stabil sekarang (jika dibandingkan 6 atau 7 tahun yang lalu)
Tidak sembarang lagu yg bisa membuat mood saya jadi bagus. Tapi sayangnya, kini banyak sekali lagu2 yang bisa membuat mood saya jadi drop, apalagi jika saya menonton tivi. Fuah, saya memang pilih2 sih dalam mendengarkan musik. Bukannya sok2 melawan arus, tp yah begitulah.
Pernah pada suatu hari, saya harus mendengarkan sebuah musik yang benar2 saya tidak sukai. Saya berkunjung ke rumah sodara saya, dan sodara saya itu fans dari musik yang saya tidak sukai itu. Saya merasa aneh, kepala rasanya berat, dan mood saya langsung drop. Namun, untuk menjaga perasaan sodara saya itu, saya berusaha saja menikmati musik yang ia setel itu.
Damn, begitu saya pulang ke rumah, langsung saya setel tape player saya (krn waktu itu msh jaman kaset, cd msh sangat langka) Saya langsung menyetel lagu dan musik yang saya sukai (baca : lagunya coco lee), dan ya ampun, mood saya langsung naek dengan signifikan, dan saya merasa seperti hidup kembali setelah sebelumnya harus mendengarkan musik yang benar2 tak cocok itu. (untuk kenyamanan bersama, saya menolak untuk menyebutkan musik yang saya tidak sukai itu.)
Lalu, terulang juga beberapa minggu yang lalu, saat saya menginap di tempat kos teman saya. Dan ya ampunn, selera musik teman saya ini menurut saya mengalami perubahan drastis. Dia menyetel berbagai lagu yang benar2 membuat mood saya drop jauh pada laptopnya. (disetel keras2, karena dia sangat senang speaker laptopnya sudah dibereskan oleh toko servis) 1 malam bersama lagu2 seperti itu. Dan saat saya pulang keesokan sorenya, saya langsung memuaskan hasrat saya : menyetel lagu2 metal. Dan mood saya naik dengan mengagumkan.
Ada lagi kejadian seperti ini : karena teralu lama mendengarkan lagu me tal, terkadang saya jadi emoh mendengarkan lagu yang lebih lembut. Celakanya lagi, satu2nya penyanyi wanita non-metal yang saya sukai itu lagunya termasuk lembut (jika dibandingkan dengan metal) Dan mood saya akan gimaanaaa gitu jika saya langsung menyetel lagunya setelah saya puas bermetal2 ria. Nah, yang model seperti ini harus diakali. Saya harus mendengar lagu rock yang lebih ‘lembut’ (menurut telinga saya), baru mendengar lagu penyanyi wanita non-metal itu. (baca : lagunya coco lee)
Saya bisa berhari2 mendengarkan lagu slow yang lembut dan manis. Tapi, pasti nanti akan sampai pada puncaknya di mana mood saya memberontak. “Saya harus dengar lagu metal..Graaaaa” Dan langsunglah dengan kejamnya, saya menyetel lagu metal itu keras2. Damn, mood saya memang aneh
Lalu kasus lainnya : saya memang termasuk pekerja seni (kata dosen saya, desainer itu termasuk pekerja seni, seniman) tapi saya bukan musisi. Jadi saya cuma bisa mendengarkan musik, tapi tak bisa membuatnya. Sebetulnya dulu, saya pernah membuat suatu lagu ‘geje’ (baca : ga jelas) bareng seorang teman (yang saya pernah nginep di tempat kosnya itu)Dia bisa bermain gitar, dan suka berpuisi. Namun sayangnya, lagu perdana yang saya ciptakan bareng dia, tidak puitis sama sekali. Tapi, jika misalnya pada saat sekarang saya dan dia nekat ke produser untuk rekaman, mungkin lagu saya langsung ngehits dan kami menjadi artis dadakan. (baca : one hit wonder)
Tapi, untunglah ide gila itu nda saya lakukan. Lagu itu sangat nyampah, saya heran kenapa kami bisa membuat lagu seperti itu. apa karena mood saya lagi labil saat itu? Iya, lagi2 mood.
Pernah juga saya kebagian tugas untuk membuat ilustrasi novel Dracula. dan lagu yang bisa membangkitkan mood saya selama mengerjakannya adalah lagunya Nox Arcana. (sampai2 saya dikejar2 Dracula hingga ke mimpi)
Lagu yang saya dengar untuk menggambar kini rata2 adalah metal (baca : Sonata Arctica Elvenking) Mood saya kini lagi cocok dengan lagu2 metal. Setelah kemarin saya ‘menggoyang’ rumah saya dengan lagu2 nu-metalnya Limp Bizkit untuk mengerjakan tugas membuat desain logo. Jadinya, sambil mendesain, kadang saya bersantai sejenak mendengarkan lagu.
Memang, manusia suka mendengarkan musik.




