Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Game’ Category

Diablo III

10 tahun lebih lamanya, sebelum akhirnya saya bisa main sekuel ini, Diablo III. Dan Saya emang telat juga main game ini. Sebabnya karena Diablo III sudah dirilis sejak beberapa tahun yang lalu. Sigh.

Saya pertama kali nyoba Diablo di warnet game deket rumah. Waktu itu, koneksi internetnya sedang putus, dan saya ga bisa maen RO sekali. Jadinya, saya nyoba2 game offline yg ada di PC warnet itu. Eh, ada Diablo. Jadinya saya iseng nyoba maen.

Ternyata gamenya seru sekali. Saya ga nyangka bisa ada gameplay seseru itu. Saya suka gimana kendali mouse, yg digabung sama keyboard untuk mengeluarkan skill. Di Diablo, semua kendali dan nyerang monster dikendalikan pake mouse. Saya lebih suka style kayak gini sebetulnya.

Lalu, hal lainnya yang menarik adalah bagaimana semua monster itu agresif dan nyerang karakter saya barengan. Walau gitu, monsternya ga susah2 amat, dan bisa mati dalam 2-3 kali pukulan. Kecuali boss tentu saja. Yang ini bikin gregetan selalu

Katanya, Diablo style itu mirip kayak Dynasty Warriors. Tapi, saya uda maen DW begitupula dengan Diablo. Dan saya harus katakan, keduanya ini beda.

Saya sangat rindu dengan gameplay seperti Diablo itu. Saya mencari2 game yang mirip, tapi selama 10 tahun pencarian, tidak ada yang menyamai itu. Dan saya ga punya installer Diablo ataupun Diablo II.

(lebih…)

Read Full Post »

2 MMORPG paling berkesan

Oke, sejauh ini baru 2 MMORPG yang blown my mind. Dan keduanya adalah MMORPG yang mengangkat tema mengenai Cina, atau dunia fantasi mengenai Cina Kuno lah. kurang lebih gitu.

Sebagai pemain MMO, saya memang memainkan banyak sekali game online. Banyak yang cukup berkesan, beberapa tidak teralu berkesan, dan hanya 2 yang sangat berkesan. Memang, ini sebatas opini saja sih sebetulnya.

1. Dream of Mirror Online

Yang membuat saya terkesan dengan game ini adalah elemen sosialnya. Game online adalah game di mana kita bisa bersosialisasi kan? Dalam DOMO, kalian tidak bisa hidup sendirian. Jauh lebih menyenangkan bermain bersama dengan teman, ketimbang menjadi lone wolf pada game ini.

Misalnya saja pada kegiatan hunting, di mana membentuk full party bisa membuat proses leveling menjadi lebih mudah. Belum lagi penyelesaian quest yang kadang menuntut membuat tim. Hal ini agar kalian bisa merasakan sensasi gameplay yang berbeda bersama teman-teman.

(lebih…)

Read Full Post »

Ke mana aja gue selama ini

null

Well, saya sudah maen game metroid di NES sejak lama, sejak msh SD lbh tepatnya. Itu adalah salah satu game yg juga menyita perhatian saya selain game Zelda. Saya cukup suka dengan game tersebut, bagaimana gameplaynya memikat sekali, dan jujur untuk saat itu saya terpukau.

Saya tahu karakter utama di game itu bernama Samus Aran. Yang tidak saya tahu saat itu adalah kalau Samus Aran itu manusia. saat itu, saya mengiranya malah robot… (lebih…)

Read Full Post »

sword up! shield high!

Dari semua karakter rpg yang tersedia, saya pasti akan memilih warrior/knight type. Intinya, karakter yang bertarung dengan pedang dan lbh ke arah serangan melee (jarak dekat) Sebetulnya, semua MMORPG yang saya mainkan, pasti ada karakter jenis petarung seperti ini.

Tidak semuanya saya bisa buat dengan sukses, seperti swordman pertama saya di idRO yang gagal total super. Mana lagi, RO saat itu ga bisa restart status, ya sudah pasrah. Swordman itu ada di server chaos, yang jadinya bener2 ‘chaos’ klo saya bertarung memakai dia. Atk biasa2 saja, def sedang2 saja, agi parah, dan intnya luar biasa gede. hahhahahaha. Mana skill pointnya jg ngawur semua. (lebih…)

Read Full Post »

Kisah ksatria bokek


oh nasib…

Beberapa tahun yang lalu, saat game Ragnarok Online booming dan menjadi candu nasional, ratusan sampai ribuan orang indonesia menjadi ketagihan dengan game ini. Entah berapa rupiah yg mereka keluarkan demi game ini, karen RO memakai sistem pay to play. Kita harus membeli voucer prabayar untuk dapat memainkan game ini. Jika voucher kita habis, maka seperti pulsa HP, kita tidak bisa memainkan game tsb. Kenyataan ini membuat banyak gamer RO merelakan rupiah demi rupiah keluar demi karakter mereka.

Kini, jaman keemasan sistem pay to play sudah berganti dengan sistem free to play. Kita tidak perlu membeli voucer, kita bisa bermain ‘gratis’, tinggal unduh gamenya, dan buat karakternya, lalu mainkan. Gamer awalnya gembira, karena mereka tidak perlu jual motor atau menggadaikan emas demi voucer (ini beneran lho) Namun, sistem free to play (f2p) ternyata lebih jahat, lebih kejam, dan lebih tega dari pay to play.

Karena gratis, maka servis yg diberikan kepada pemain juga disunat. (lebih…)

Read Full Post »

The First Templar

Saya tau game ini saat menonton trailernya di IGN. Saya agak ceroboh saat itu dan menyangka itu hanya ada di X360 saja. Saat itu, pupus harapan saya untuk memainkannya krn blm ada si x360. Hingga akhirnya saya tak sengaja dibelikan game ini oleh seseorang. Saya kaget, lhooo.. ada versi PCnya? Astaga. (saya harus membaca lbh teliti lagi lain kali)

Dengan semangat, saya install ke PC dan memainkannya. Saya kira ini hanya game adventure semata dengan templar sebagai ‘hiasannya’. Tapi… ah, saya akui, saya menyukai sekali game ini. (lebih…)

Read Full Post »

Image and video hosting by TinyPic
In the cold winter night, souls of the death knights lurk in the forest.

Mind, filled with fairytales. New ones every day, don’t ask me anything now,


Dari kemarin saya ingin sekali menulis tentang ini. Well, akhirnya setelah berpikir2 dan plus berhayal2, saya menurunkan tulisan ini. Well langsung ke tujuan saja, apa tujuan saya bermain game? Dulu mungkin saya jawab untuk mengisi waktu luang. Tapi kini, lebih dari sekedar mengisi waktu luang.

Bisa dibilang, bermain game adalah suatu passion saya. Dan game yg saya mainkan memang tidak sembarangan. Over all, saya suka dengan semua jenis game, tetapi hanya RPG/ MMORPG yang bisa menggugah saya.  (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »