Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘nostalgilaaa’ Category

Waktu saya kecil, saya nonton Disney. Waktu saya gedean dikit, saya nonton Disney juga. Dan pas gede, saya tetep nonton Disney. Dan karena studio animasi itu uda ada sejak kurang lebih seabad yang lalu, masa kecil dan masa dewasa saya lalui bareng kartun Disney. Well, ada dark ages di mana saya merasa bosan sama cerita2 Disney. Tapi, selalu ada perasaan senang saat menontonnya. Perasaan senang itulah yg membuat saya setia dengan kartun Disney.

Lalu, saya melihat iklan film Disney terbaru, Frozen. Saya takjub. Karena ini film ‘DISNEY’, bukan ‘DISNEY-PIXAR’. Saya akui, saya kecewa dengan Princess and The Frog. Tapi, Frozen memberikan saya feel yang beda. Saya mau nonton Frozen, dan akhirnya saya berhasil.

Dan saya takjub. Saya bisa memaafkan Disney atas kekecewaan saya terhadap Princess and The Frog. Frozen ini sangat baik. Well, saya seorang dewasa yg masih sangat menyukai kartun Disney. Untuk yang mau tahu sinopsis lengkap film ini, bisa membacanya di sini

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Saya lagi browsing ke koleksi video2 lama di youtube. Ahh.. kenangan youtube. Situs ini banyak berubah dalam kurun waktu 2-3 tahun belakangan ini. Ada perubahan yang menyenangkan.. ada yang sangat menyebalkan

Saya uda mengakses youtube sejak hmm… kayaknya tahun 2002. Waktu itu saya mau nyari video klip dari artis2 barat. Ternyata banyak yang uplod saat itu. Oh ya.. saat itu belum ada yang namanya vevo. Semuanya masih diuplod sama user

Beberapa hal yg sangat berbeda dari Youtube dulu dan sekarang:

– interface.. jelas beda. youtube sudah ganti2 interface berkali2

– kualitas video. Dulu itu, klo saya dapet yang kualitas 240 ato 360.. saya uda hepiiii banged. Sekarang? minimal 720 baru enak di kuping dan di mata. standar makin tinggi..

(lebih…)

Read Full Post »

Padahal, rasanya seperti baru kemarin tapi ternyata…

1. Nostalgila1 ; ironi mini-compo hingga IEAIAIO
Beberapa tahun yang lalu sekitar 10-12 tahun yang lalu (kurang lebih), saya masih mendengarkan musik dengan bantuan cassette tape (tip, bukan selotip, bukan uang tip, tapi tip player) Saya punya segunung kaset, dari berbagai artis yang hampir tiap hari saya gilir di pemutar kaset.(dibilang berbagai ya juga susah ya, soalnya memang artisnya cuma itu2 aja tp saya koleksi lengkap albumnya) Sekarang? Saya mendengarkan musik dengan bantuian yutube dan hp yg sekaligus mp3 player. Saya sebetulnya punya semacam mini compo, jadinya bisa menyetel cd, kaset, dan radio. Mini compo itu sekarang tinggal menjadi kenang2an karena rusak semuanya. hahahaha. Dari mulai lensa cdnya yg sudah lemah, head kasetnya yg jebol, dan radio yg rada2 aneh.

Mini compo itu yg menjadi sarana saya mendengarkan musik… dulu. Sekarang adalah komputer dan hp. Karena mini compo saya rusak, otomatis koleksi cd dan kaset saya teronggok begitu saja di lemari. ck ck. Mau disetel pakai apaa cobaa. Untung, lagu2 yg ada di cd dan kaset saya itu jg ada di yutube. Jadinya bisa sambil mengenang masa dulu, dan mendengarkan yutube. (lebih…)

Read Full Post »

Random lagi

Well, kalau diingat2 lagi, novel detektif pertama yang saya baca, sekaligus juga novel pertama yang saya baca adalah novelnya Agatha Christie : The Body in The Library. Novel pertama yang saya baca adalah novel detektif, dan novel itu menjadi seperti pintu gerbang menuju berbagai jenis kisah detektif lainnya. Saya baca novel itu waktu kelas 3 SD, memang bukan bacaan untuk anak-anak usia segitu, tp mau gimana lagi, saya suka.

pesona cerita detektif begitu mempesona saya, sama mempesonanya seperti mempelajari sejarah. Setelah membaca Agatha Christie, saya jadi ketagihan mengubek2 perpustakaan sekolah saya untuk mencari novel lainnya, dan ketemulah novel2 seperti Trio Detektif. Dan ada lagi novel detektif yang bener2 saya lupa judulnya, tp novel ini lbh untuk anak2 dan remaja, ceritanya lbh enteng ketimbang cerita Trio Detektif. Saya ketagihan dengan kisah2 detektif, dan tentu saja saja jg membaca kisah detektif legendaris; Sherlock Holmes karangan Sir Arthur Conan Doyle.

Hmm, saya agak lupa berapa tepatnya novel2 detektif yg saya baca dan saya pinjam dari perpus sekolah itu. (lebih…)

Read Full Post »

Image and video hosting by TinyPic
Salah satu landmark terbaik di domo, yang berhasil gue ambil screenshotnya,  terbang dari atas kota ChangYang

Mau  bilang gimana lagi? belum ada 1 bulan sejak domo indonesia tutup, saya uda dihinggapi rasa kangen yang mengigit. Kangen, sungguh  kangen. Domo adalah salah 1 dari sedikit sekali game yang saya anggap bagus. Okelah, soal grafis dan ini dan itu, msh ada yg lbh bagus, tp domo memberikan gue sesuatu yg ga bisasaya dapatkan di game online lainnya. Sepanjang sejarah saya bermain game online, domo bener2 berkesan. Ada yang bilang, maen aja domoaeria, tp feelnya ga akan sama, walau memang ‘sama2’ domo.

Domo adalah game yang total membius saya, membiarkan imajinasi saya terbang tinggi, dan seakan saya memasuki alam lain, dunia impiansaya yang selama ini selalu menghias kepala khayalan saya.  Belum pernah saya maen game semesra ini. Namun semua hal itu seakan terenggut. 1 April kemarin, domo indonesia resmi tutup.  Dan itu juga menutup pintu menuju dunia indah yang penuh imajinasi itu.

(lebih…)

Read Full Post »

Image and video hosting by TinyPic
*argh…i love your cute face, and after this long days, i’m still adore you, and not only because your cute face, hehe*

Saya masih merasa ada yang kurang dan mengganjal. Setelah pindahan dari http://extine.blogdrive.com koq rasanya ada yang kurang? Melihat tulisan2 lama di blog itu, saya menyadarinya : Ah, blog baru saya ini kurang banged tulisan coco leenya. Dulu,  sering orang protes membaca tulisan blog saya di blogdrive itu, katanya saya kebanyakan bahasa coco leenya. Wahahaha.  Sempet keki juga, tp saya pikir, ah sebodo amat.

Mungkin, jika dulu saya tidak sengaja menonton MTV Land (jaman itu msh ada MTV land, dan MTV msh masuk di salah satu stasiun tivi swasta), mungkin saya tidak akan tau dan tidak akan jadi fans coco… (lebih…)

Read Full Post »

OMG. Salah satu series silat klasik kesukaan gue neh. Dulu pas masih SD, rela2in nonton tiap episodenya. Huhuhu..berkesan banged ini film. Paling berkesan setelah White Snake Legend. Yang pasti, gue mau nonton lagi filmnya…Tapi dapetin VC D atopun DV Dnya susah banged. Ga ketemu2. Gue coba cari donlot di inet, ketemu yang msh pake bhs mandarin. Huaaaa. Gini neh nasib yang ulangan mandarin pas SMA ngelirik2 kanan kiri….huhuhuhu

Pas gue browsing, ternyata series ini diangkat dari novel dan uda beberapa kali dibuat version yang berbeda. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »